Showing posts with label Motivasi. Show all posts
Showing posts with label Motivasi. Show all posts

Tuesday, November 20, 2018

5 Alasan Kamu Tidak Perlu Terlalu Berharap Simpati Orang Lain

Saat sedang dilanda tidak sedikit masalah, kita seringkali sangat bercita-cita seseorang muncul di samping kita guna menyemangati serta menyokong kita supaya kembali bangkit dari keterpurukan. Sayangnya urusan tersebut gak selamanya dapat terwujud.

Terkadang inginkan gak mau anda harus menuntaskan masalah yang anda hadapi sendirian. Emang usahakan begitu. Kita gak dapat seterusnya bergantung pada perhatian dan kepedulian orang lain.


Nih, 5 dalil kenapa anda usahakan tidak bergantung pada simpati orang beda padamu.

1. Orang lain pun punya beban, kegiatan dan urusannya sendiri

Dalam kesehariannya, tiap orang menjalani aktivitasnya setiap dengan pelbagai profesinya. Untuk yang jadi guru ke sekolah, yang jadi petani ke sawah, yang jadi manager ke kantornya, yang jadi mahasiswa ke kampus dan sebagainya.

Jadi bila kita sedang perlu mereka sebagai rekan curhat misalnya, mereka gak dapat meluangkan lebih tidak sedikit waktu cocok dengan keinginanmu sebab masih tidak sedikit kewajiban dan tugas pun yang mereka mesti lakukan. Jadi anda usahakan memahami keadaannya ya.

2. Orang beda hanya dapat mengingatkan dan menasihatimu, kamulah pengendali dirimu sendiri

Dalam membetulkan dan mengolah kualitas hidup jadi lebih baik lagi, memang usahakan anda mencari orang yang dipercaya dapat menjadi penasihat dan menolong memberikan penyelesaian atas apa yang anda hadapi.

Tapi, bukan berarti anda sepenuhnya bergantung dan mengamanatkan perubahan hidup pada mereka sebab sampai kapanpun, baik atau buruknya dirimu melulu kamulah yang dapat mengganti dan mengendalikannya.

3. Bagaimanapun juga, mereka ialah manusia yang gak luput dari salah dan kekurangannya

Dalam menjadikan seseorang sebagai kawan atau rekan curhatmu, tidak boleh salahkan dia andai suatu ketika dia tidak tidak jarang kali ada untukmu khususnya saat anda sedang terdapat masalah.

Jangankan sahabat, kedua orangtua saja yang paling mencintaimu tanpa mengharap balasan terkadang pun masih belum sepenuhnya mengisi apa yang anda inginkan. Sebab alasannya paling sederhana yakni mereka pun manusia yang tak luput dari salah dan kekurangannya.

4. Orang berhasil lebih memilih memberi sebagai prinsip hidupnya daripada meminta

Orang berhasil dalam sejarah hidupnya tidak pernah membudayakan diri untuk mohon diperhatikan, mohon dikasihani, dan sebagainya. Sekalipun ada, namun mereka gak menjadikannya sebagai kelaziman sebab mereka yakin bahwa kelaziman memberi lebih baik daripada meminta dan dapat menjauhkannya dari sifat kecewa dan terlampau bergantung pada orang lain.

Kamu sendiri pun calon orang berhasil kan? jadi biasakanlah memberi perhatian dan menolong sesama daripada meminta untuk diacuhkan saat terdapat masalah.

5. Kamu memang dibuat sebagai sosok yang tangguh dan powerful tanpa mesti bergantung pada orang lain

Kalau anda mau mempelajari lebih dalam lagi tentang semua tokoh yang dikenal dalam sejarah, tidak sedikit dari mereka yang berusaha menggapai mimpinya dengan sendirian semenjak kecil.

Sebab, pada hakikatnya Tuhan memang membuat setiap pribadi sebagai sosok yang tangguh walau tanpa kehadiran seseorang yang seharusnya terdapat di sampingnya saat berusaha mencapai cita-citanya. Hal ini pun membuktikan bahwa Tuhan akan tidak jarang kali ada dan menyayangimu

So, itulah alasannya mengapa kamu dianjurkan untuk tidak terlampau bergantung pada seseorang. Semoga kamu dapat menjadi individu yang lebih berdikari ya.

Monday, November 19, 2018

7 Tips Menaklukkan Dunia Kerja Bagi Kamu Si Introvert, Jangan Minder!

Dalam dunia kerja, urusan yang diperlukan di samping kualitas pekerjaan ialah kemampuan dalam bersosialisasi. Namun sayangnya tidak seluruh orang memiliki keterampilan bersosialisasi yang baik. Salah satu penyebab orang tidak pandai bersosialisasi disebabkan orang itu memiliki jati diri introvert. Sebagian besar orang dengan jati diri ini ingin tertutup dan susah membuka diri pada orang lain. Sikap laksana yang pada kesudahannya membuatnya susah bersosialisasi dan beradaptasi dengan lingkungan baru.

Memasuki dunia kerja, anda tentu bakal bertemu dengan lingkungan dan orang-orang baru. Untuk si introvert, melewati hal ini bukanlah urusan yang mudah. Kamu memerlukan kiat-kiat eksklusif untuk dapat menaklukkan dunia kerjamu yang baru. Nah berikut ialah 7 tips menaklukkan dunia kerja untuk para introvert!


1. Pahami kondisi di lingkungan barumu

Introvert memerlukan waktu yang ingin lebih lama dalam menginjak lingkungan baru. Untuk tersebut kamu dapat menyiasatinya dengan terlebih dahulu mempelajari situasi dunia kerja yang akan anda masuki. Kamu dapat memulainya dengan berangkat kerja lebih pagi sampai-sampai lebih siap dalam menghadapi hari barumu di lingkungan kerja.

2. Jadikan lokasi kerja sebagai kendala untuk terbit dari zona nyaman

Bagi mayoritas introvert, andai sudah sedang di zona nyaman maka ia akan kerasan berlama-lama disana tanpa berniat terbit ke zona yang baru. Nah di dunia kerja ini, dapat menjadi sebuah tantangan baru untuk introvert untuk terbit dari zona nyamannya sekitar ini. Karena di dalam lingkungan kerja, inginkan tidak inginkan seseorang mesti bisa mengenal lingkungan dan teman kerja untuk dapat menunjang kualitas pekerjaannya.

3. Tidak butuh minder sebab kepribadian introvertmu

Kepribadian ialah sesuatu yang tidak bisa diubah. Memiliki jati diri introvert bukan adalahsuatu kesalahan. Menjadi pendiam dan penyendiri bukanlah urusan yang salah selagi anda tidak merugikan orang lain. Jangan pernah mencocokkan dirimu sendiri dengan orang beda yang dapat lebih tersingkap dan memiliki tidak sedikit teman.

4. Memulai hubungan sosialisasi dengan orang-orang yang membuatmu nyaman

Seorang introvert seringkali sulit dekat dengan orang lain. Tetapi andai ada orang yang dapat membuat nyaman, maka ia akan berjuang untuk tidak jarang kali dekat dengan orang tersebut. Jika anda sudah mengejar orang ini di dunia kerja, maka kamu dapat menjadikannya sebagai 'jembatan' guna mulai bersosialisasi dengan rekan-rekan kerja yang lain.

5. Jangan fobia untuk meminta pendapat atau saran dari teman kerja

Menjadi pekerja baru pastinya membutuhkan tuntunan dari rekan-rekan kerja yang sudah lebih dahulu menggeluti bidang yang anda masuki. Jangan ragu guna meminta pendapat atau saran tentang pekerjaanmu untuk mereka. Jalinlah komunikasi yang baik, ucapkan dengan santun dan tidak jarang kali ucapkan 'terima kasih'. Kamu juga dapat menjadikan obrolan tentang pekerjaan ini sebagai awalan guna mulai bersosialisasi dengan rekan-rekan kerjamu. 

6. Tetaplah percaya diri sebab 'kekuatan' introvert juga diperlukan di lokasi kerja

Introvert ialah kepribadian yang di dalamnya memiliki tidak sedikit sisi mengagumkan. Sikap penyendiri dari introvert ialah kekuatan dimana sebetulnya dalam kesendirian tersebut ia memiliki tidak sedikit kemampuan yang produktif. Introvert seringkali tidak bisa beraksi dalam suasana spontan sampai-sampai ia terbiasa mengerjakan sesuatu dengan terjadwal. Introvert juga ingin telaten dan tenang sampai-sampai lebih konsentrasi dan mampu beranggapan lebih matang. Segala sifat yang dipunyai intovert ini sangat diperlukan di dalam dunia kerja.

7. Menjadi diri sendiri

Poin terakhir ialah yang sangat penting, yakni tetap menjadi diri sendiri. Kamu tidak perlu mengolah kepribadianmu untuk dapat memenuhi kriteria guna masuk ke dalam ruang lingkup rekan-rekan kerjamu yang baru. Jika anda pernah mendengar bahwa rekan-rekan di lingkungan kerja itu 'kejam', maka pengakuan tersebut tidak sepenuhnya salah. Karena tersebut jika anda telah mengerjakan yang terbaik tetapi tetap mendatangi hal yang tidak cukup menyenangkan di lokasi kerja, maka tidak perlu anda pedulikan. Cukup bagimu guna tetap bekerja sebaik barangkali dan buktikan bahwa anda memang pantas berada disana.

Nah itulah 7 tips yang dapat diterapkan untuk kamu semua introvert ketika mulai memasuki lingkungan kerja yang baru. Mulai sekarang tidak boleh takut mengawali hari barumu. Semoga sukses!

Sunday, November 4, 2018

Hati-Hati, Beberapa Kecerobohan Manusia Yang Membuat Diri Sulit Bahagia

Manusia ialah tempat di mana kecerobohan diri tidak jarang kali bermunculan. Semua sikap ataupun perbuatan, baik yang direncanakan maupun yang tidak sengaja dilakukan, semua dapat saja memunculkan kesalahan. Hingga merugikan diri sendiri maupun orang lain di dekat kita.

Namun urusan yang terkadang tidak anda sadari ialah kecerobohan yang menciptakan kita susah merasa bahagia. Karena kekeliruan kecil yang anda lakukan pun mampu menciptakan kita resah, gundah bahkan diliputi perasaan bersalah. Beberapa kecerobohan anda sebagai insan yang terkadang menciptakan kita susah untuk merasa bahagia.


1. Lalai menepati janji

Siapapun orangnya tentu hendak diperlakukan baik oleh sesama. Salah satu yang tidak jarang kali kita tuntut dari orang lain ialah ketepatan janji yang telah dibuat. Kita maupun mereka berhak mengucapkan janji dalam format apapun itu. Namun ketika kita tak sempat atau sengaja tidak menepatinya anda pun merugikan diri sendiri dan pun orang lain.

Bisa jadi anda tidak merasakan dampaknya, sebab kita tidak dirugikan dalam format apapun. Namun anda juga dapat merasa bersalah saat menyaksikan orang yang telah kita ingkari merasakan kerugian dari sikap kita. Perasaan bersalah itulah yang menciptakan kita sulit menikmati indahnya kehidupan. Diliputi dan tidak jarang kali dibayang-bayangi oleh janji yang tidak anda tepati.

2. Menyepelekan waktu

Kecerobohan yang lainnya barangkali sering anda lakukan ialah menyepelekan waktu. Kamu mengira waktumu di dunia untuk mengerjakan apapun yang anda sukai masih paling panjang. Tapi tak terdapat yang dapat menjamin esok hari anda masih dapat menjalani hari-hari sesuka kita.

Menyia-nyiakan waktu ialah salah satu kecerobohan insan yang dapat membuat dirinya tidak bahagia. Mereka melewatkan tidak sedikit waktu dan peluang untuk berbahagia. Melakukan urusan yang lebih bermanfaat, bertemu orang-orang yang disukai dan menggapai mimpi setinggi apapun itu. Jika seluruh dijalani tanpa tujuan, maka anda menjadi lebih gampang kehilangan arah dan semakin tak tahu apakah kita telah berdaya untuk orang beda atau tidak.

3. Meremehkan kesempatan

Di samping melewatkan masa-masa berhargamu untuk mengerjakan hal berguna, anda mungkin sesekali melewatkan tidak sedikit kesempatan yang paling menguntungkan di masa depan. Kita memang tidak tahu apa yang bakal terjadi di hari esok. Tapi yang namanya peluang akan menjadi keberuntungan andai kita telah mempersiapkan diri dari sebelumnya.

Jangan kira hidupmu biasa-biasa saja, sebab dapat jadi anda yang tak menyadari andai sudah melewatkan tidak sedikit kesempatan emas. Misalnya saja anda melewatkan peluang mendapat kegiatan yang anda impikan, melulu karena anda terlalu nyaman merasakan hari-hari sesudah resign dengan bersenang-senang. Kamu mungkin pun melewatkan peluang bertemu jodoh, melulu karena anda terlalu memaksakan diri menanti orang yang telah jelas tak menyukaimu. Coba ingat kembali peluang apa saja yang kiranya sudah anda lewatkan?

4. Sering mencocokkan diri

Jadilah insan yang menyukai diri sendiri dengan seluruh lebih dan kurangnya. Kamu dan insan di sekelilingmu sebetulnya sama saja. Memiliki keunggulan dan kelemahan yang dapat saling diunggulkan ataupun ditutupi dari lainnya. Tapi bukan berarti urusan ini dapat kamu jadikan dalil untuk mencocokkan diri dengan orang lain.

Selagi anda membaca artikel ini, ingatlah bahwa anda begitu berharga. Kamu berhak merasa istimewa dengan seluruh keterbatasanmu. Jika telah begitu tidak boleh biarkan dirimu mengerjakan kecerobohan yang dominan  buruk guna dirimu sendiri. Dengan membandingan apa yang anda punya denga apa yang dipunyai orang lain. Kamu ya kamu, mereka ya mereka. Kalian diciptakan bertolak belakang dan mesti saling menghargai, bukan mencocokkan diri.

5. ‌Lupa bersyukur

ika bukan sembrono lalu apa namanya? Saat kita dapat bernafas masing-masing detiknya, anda masih dapat bekerja dan kita pun masih dapat menikmati kebersamaan bareng orang terkasih. Namun melulu karena satu urusan yang tak cocok ekspektasi kita, anda lupa guna bersyukur. Kita menyalahkan suasana dan anda menghakimi diri sendiri. Seolah dunia ini telah usai melulu karena anda tak menemukan apa yang anda inginkan.

Ya, kecerobohan insan yang tidak jarang dilupakan dan pun sering dilakukan ialah lupa bersyukur. Kita masih merasa tidak lumayan padahal nyaris semua telah kita miliki. Mudah menyalahkan orang lain sampai keadaan menjadi penawar yang dapat membuat anda lupa rasanya kecewa. Tapi tak selamanya urusan tersebut baik untuk kita. Yang anda butuhkan ialah menerima diri dengan seluruh yang anda punya. Tidak menyalahkan suasana yang bahkan tidak bida anda kendalikan. Bersyukur saja selagi bisa. Sebab tidak sedikit orang jauh lebih menyesal ketika mereka tak bersyukur atas apapun yang sudah dipunyai saat ini.

Friday, October 5, 2018

Jangan Minder Dan Bangkit! Ini 5 Keuntungan Saat Orang Lain Menganggapmu Bodoh

Sesuatu yang kelihatan lemah dan tidak berdaya, bukan berarti tidak mempunyai harapan dan kemampuan. Jika sekitar ini tidak sedikit orang yang meremehkanmu dengan ucapan-ucapan melemahkan seperti, "You stupid!". Coba tidak boleh dengarkan dan dipungut hati.

Ada hikmah di balik penghinaan. Dan bakal ada waktu guna mengubah ucapan-ucapan tersebut menjadi pujian dan kebanggaan. Maka usahakanlah untuk memungut keuntungan di ketika orang beda memandangmu bodoh, laksana 5 urusan berikut ini!


1. Sebagai bahan penilaian kualitas diri

Hidup butuh sesuatu yang seimbang. Kata pintar mesti sebanding dengan kata bodoh. Jika anda terus-terusan disebutkan pintar dan mendapatkan tidak sedikit pujian, maka cepat atau lambat ucapan-ucapan tersebut bakal membuatmu berpuas hati dan berhenti mencoba.

Bersyukurlah ketika ada orang yang memandangmu bebal dan tidak mampu, karena urusan itu akan memacumu menjadi lebih baik lagi dan sebagai bahan penilaian kualitas diri.

2. Orang bodoh seringkali mempunyai sikap rendah hati dan tidak sok tahu

Karena anda selalu dirasakan bodoh, maka inginkan tidak mau anda akan merasa rendah hati dan tidak sok tahu. Dibandingkan orang yang memandang dirinya pintar dan serba tahu. Mereka bakal berlomba-lomba guna saling mengindikasikan diri untuk orang beda bahwa mereka pantas mendapat predikat orang pintar.

3. Dikritik bodoh dengan kata lain kamu memiliki peluang yang sama guna menjadi lebih baik

Cobalah untuk memungut sisi positif dari suatu penghinaan. Jangan terpancing untuk menjawab atau menyombongkan diri. Karena anda memiliki tidak sedikit waktu dan peluang untuk menjadi lebih baik.

Pergunakanlah peluang yang ada itu untuk terus berpacu diri dan dirasakan layak menjadi seseorang yang diperhitungkan.

4. Kamu akan berjuang dua kali lebih keras dikomparasikan orang lain

Ketika ucapan-ucapan 'bodoh' bersemayam di kepala kita, maka secara terbius alam bahwa sadar bakal mengirim sinyal untuk anggota tubuh yang lain guna bekerja dua kali lipat. Hal ini dapat menjadi semangat dalam diri yang membuatmu jauh lebih baik dari orang lain dari segi pekerjaan.

5. Tidak ada insan yang bodoh, yang terdapat hanyalah insan yang berhenti belajar

Selalu ingat ucapan-ucapan tersebut. Bahwa anda tidak bodoh. Camkan di dalam benak bahwa anda mampu mengerjakan apa juga yang kamu mau asalkan tersebut baik dan bermanfaat untukmu dan orang lain.

Tanamkan di dalam hatimu bahwa anda akan terus belajar untuk membetulkan diri dan tidak cepat berpuas hati. Dianggap bebal bukan berarti anda lemah dan tidak dapat melakukan sesuatu. Jadikan tersebut sebagai batu loncatan guna menjadi lebih baik.